Nama Cole Palmer kembali ramai di bursa transfer setelah muncul kabar ketertarikan Manchester United. Meski masih terikat kontrak jangka panjang, gelandang serang Chelsea itu disebut masuk daftar incaran utama untuk memperkuat lini depan.
Isu ini makin menarik karena Palmer disebut memiliki ikatan emosional dengan United sejak kecil. Rumor menyebut sang pemain pernah mengidolakan klub berjuluk Setan Merah, sehingga setiap kabar ketertarikan dari Old Trafford cepat memantik perbincangan.
Namun Chelsea tidak memberi sinyal akan melepas bintang utamanya dengan mudah. Klub yang bermarkas di Stamford Bridge itu dikabarkan hanya bersedia membuka negosiasi jika ada tawaran minimal 150 miliar pound sterling.
Angka tersebut bukan sekadar “harga tinggi”, tetapi berpotensi mencetak rekor baru di Liga Premier. Jika benar terjadi, transfer Palmer akan melampaui rekor pembelian termahal yang pernah dicatat di kompetisi tersebut.
Alasan Chelsea memasang banderol setinggi itu bukan tanpa dasar. Palmer berkembang pesat sejak didatangkan dari Manchester City pada 2023 dengan nilai transfer sekitar 42,5 miliar pound. Dari titik itu, grafik performanya menanjak dan ia menjadi pusat permainan tim.
Dalam catatan penampilannya, Palmer telah mencatat 114 laga, mencetak 51 gol, dan menyumbang 31 assist. Statistik itu membuatnya disebut sebagai salah satu pemain menyerang paling produktif di liga dalam periode yang sama.
Kontribusinya juga tidak hanya terlihat di angka. Palmer dikabarkan memegang peran sentral dalam perjalanan Chelsea meraih gelar Liga Konferensi dan Piala Dunia Klub, sehingga posisinya dianggap “tidak tergantikan” di mata banyak pendukung.
Dari sisi Manchester United, laporan menyebut Palmer dipandang sebagai “target impian” karena klub sedang mencari rekrutan ikonik untuk mengangkat kualitas serangan. United diyakini menginginkan sosok kreator gol yang bisa menjadi pusat proyek baru.
Meski demikian, Palmer berusaha meredam rumor. Ia menegaskan tidak terganggu oleh gosip transfer dan menyatakan merasa nyaman di bawah pelatih Liam Rosenior, sambil fokus pada pekerjaan sehari-hari bersama tim.
Situasi ini membuat masa depan Palmer kemungkinan terus menjadi perhatian. Selama performanya stabil dan pengaruhnya makin besar, namanya akan selalu berada di daftar pemain yang disorot pasar—baik oleh United maupun klub lain yang siap menguji ketegasan Chelsea dengan tawaran besar.






