Chery disebut tengah menyiapkan langkah yang tidak lazim di segmen pickup elektrifikasi. Jika mayoritas pickup plug-in hybrid (PHEV) saat ini menggabungkan motor listrik dengan mesin bensin, Chery justru memilih mesin diesel untuk sistem hybrid terbarunya.
Menurut laporan yang beredar, model ini akan diperkenalkan pertama kali di Australia. Strategi tersebut dinilai masuk akal karena pasar Australia dikenal memiliki preferensi kuat terhadap pickup diesel, terutama untuk kebutuhan torsi besar, pekerjaan berat, dan penggunaan off-road.
Model yang disebut menggunakan kode KP31 ini masih berstatus konsep. Meski begitu, Chery sudah memberi gambaran bahwa spesifikasi kendaraan akan diarahkan untuk bersaing kuat di kelas pickup double cabin berukuran besar dengan kemampuan angkut dan tarik yang serius.
Secara teknis, Chery menyiapkan kombinasi mesin turbo-diesel 2.5 liter dengan motor listrik performa tinggi. Paket ini diklaim berpotensi menghasilkan tenaga sekitar 348 hp dan torsi puncak 680 Nm, angka yang menempatkannya dalam posisi kompetitif untuk kebutuhan kerja maupun rekreasi ekstrem.
Keunggulan utama yang ingin ditawarkan adalah perpaduan karakter diesel dan listrik. Mesin diesel memberi torsi kuat pada putaran rendah, sementara motor listrik menyumbang respons instan. Kombinasi tersebut dianggap ideal untuk menarik beban berat dan melibas medan berat dengan lebih halus.
Dari sisi kemampuan utilitas, pickup PHEV diesel Chery ini disebut mampu menarik beban hingga 3,5 ton dan membawa muatan sampai satu ton di bak belakang. Angka tersebut menunjukkan Chery tidak hanya membidik pasar lifestyle, tetapi juga konsumen yang benar-benar membutuhkan kendaraan kerja.
Untuk mendukung kapabilitas off-road, Chery juga menyebutkan adanya tiga differential lock di depan, tengah, dan belakang, serta gearbox sekunder. Paket fitur ini biasanya ditemukan pada kendaraan yang memang ditujukan untuk medan berat dan penggunaan ekstrem.
Menariknya, Chery mengklaim efisiensi termal mesin mencapai 47 persen, dengan konsumsi bahan bakar yang 10 persen lebih baik dibanding mesin diesel konvensional. Jika klaim ini terbukti pada versi produksi, maka KP31 bisa menjadi salah satu pickup elektrifikasi paling efisien di kelasnya.
Australia sudah dikonfirmasi sebagai pasar pertama untuk model ini, dan versi komersialnya disebut berpotensi meluncur tahun ini. Langkah tersebut memperlihatkan bahwa Chery melihat Australia sebagai pasar strategis untuk menguji penerimaan konsep diesel-PHEV secara nyata.
Dari sisi desain, KP31 mengusung tampilan kotak dengan nuansa off-road yang kuat, termasuk lampu bulat, pelindung bodi plastik, kaca spion besar, dan ban BF Goodrich AT. Banyak pihak menilai siluetnya mengingatkan pada Jeep Gladiator, meski dengan garis desain yang dibuat lebih lembut dan modern.






