Pemerintah Kota Tangerang membuka ruang dialog dengan mahasiswa pada momentum HUT ke-33 Kota Tangerang melalui audiensi yang berlangsung di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Pertemuan ini menjadi simbol bahwa perayaan hari jadi kota juga dapat diisi dengan ruang diskusi dan penyerapan aspirasi publik.
Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono Hasan, menerima langsung gabungan mahasiswa dari sejumlah kampus di Kota Tangerang. Suasana yang semula dipenuhi semangat aksi berubah menjadi lebih hangat ketika dialog dimulai dan berbagai isu pembangunan dibahas secara terbuka.
Dalam forum tersebut, mahasiswa menyampaikan beragam pandangan terkait pembangunan kota dan pelayanan publik. Maryono menyambut baik masukan tersebut dan menilai keberanian mahasiswa menyuarakan gagasan merupakan energi penting bagi kemajuan Kota Tangerang.
Ia menegaskan bahwa usia ke-33 Kota Tangerang seharusnya menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan kolaborasi lintas generasi. Menurutnya, suara anak muda perlu terus diberi ruang karena mereka adalah bagian dari penggerak perubahan dan penerus pembangunan kota.
Maryono juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tangerang berkomitmen menjalankan pemerintahan secara terbuka dan transparan. Ia menekankan bahwa informasi mengenai program, layanan, hingga anggaran dapat diakses masyarakat melalui berbagai kanal resmi pemerintah.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi jawaban atas tuntutan keterbukaan informasi yang kerap disuarakan kalangan muda. Dengan akses informasi yang lebih mudah, pemerintah berharap masyarakat tidak hanya mengawasi, tetapi juga ikut terlibat dalam memberikan masukan yang konstruktif.
Selain transparansi, Maryono menegaskan bahwa optimalisasi pelayanan tetap menjadi prioritas utama Pemkot Tangerang. Ia menyebut pemerintah berupaya memastikan tidak ada warga yang luput dari pelayanan, sejalan dengan semangat “Melayani Tiada Henti” yang diusung dalam peringatan HUT tahun ini.
Dialog yang berlangsung konstruktif tersebut ditutup dengan sesi foto bersama sebagai tanda kebersamaan. Momen itu dilanjutkan dengan buka puasa bersama di Taman Elektrik, sehingga suasana pertemuan tidak hanya bernuansa formal, tetapi juga mempererat hubungan sosial antara pemerintah dan mahasiswa.
Melalui pertemuan ini, Pemkot Tangerang ingin menjaga komunikasi yang sehat dengan generasi muda sebagai mitra kritis sekaligus kolaborator. Harapannya, silaturahmi yang terjalin tidak berhenti pada audiensi satu hari, tetapi berkembang menjadi kerja sama nyata untuk mewujudkan Kota Tangerang yang aman, nyaman, dan sejahtera.






