Xiaomi secara mengejutkan menandai tonggak sejarah baru dalam industri otomotif dengan mengonfirmasi kehadiran mobil konsep Vision Gran Turismo (VGT). Langkah ini menjadikan Xiaomi sebagai produsen mobil asal China pertama yang terlibat dalam program desain legendaris milik Polyphony Digital selama 28 tahun keberadaannya.
Kabar ini semakin memanas setelah foto-foto “paparazzi” memperlihatkan sebuah mobil prototipe yang tengah disamarkan di Barcelona dengan logo “XIAOMI” yang mencolok. CEO Xiaomi, Lei Jun, telah mengonfirmasi bahwa pengumuman spesifikasi rinci akan dilakukan pada 1 Maret 2026, bertepatan dengan ajang MWC Barcelona sebagai panggung peluncuran global resminya.
Berdasarkan foto yang beredar, Xiaomi Vision Gran Turismo menampilkan estetika hypercar futuristik dengan postur tubuh yang sangat rendah menempel ke permukaan jalan.
Mobil ini mengusung konfigurasi kokpit pusat dengan detail aerodinamis ekstrem, termasuk penggunaan sayap belakang raksasa berbahan serat karbon dan struktur “sirip hiu” di bagian atap fitur wajib pada mobil balap kelas FIA WEC untuk menjaga stabilitas di kecepatan tinggi.
Desain bodinya yang lebar dilengkapi dengan intake udara depan yang agresif serta sistem diffuser kompleks yang dirancang untuk mengoptimalkan tekanan ke bawah (downforce) tanpa terikat oleh batasan regulasi produksi massal.
Kehadiran Xiaomi di jagat Gran Turismo sebenarnya telah dimulai sejak kemitraan resmi dengan Kazunori Yamauchi diumumkan pada Juni 2025, menyusul kesuksesan uji coba SU7 Ultra di berbagai sirkuit ikonik seperti Nürburgring dan Tsukuba.
Jika SU7 Ultra adalah fondasi kehadiran China di lintasan virtual, maka proyek Vision Gran Turismo ini merupakan manifes global Xiaomi untuk disejajarkan dengan merek performa tinggi mapan seperti Ferrari, Bugatti, dan Mercedes-Benz. Para gamer dan pencinta otomotif segera dapat menjajal mesin kecepatan murni ini secara virtual di Gran Turismo 7, membuktikan bahwa inovasi Tiongkok kini siap bersaing di kasta tertinggi dunia balap.






