Badan Pusat Statistik Kota Depok mulai mengingatkan para pelaku usaha agar bersiap menghadapi pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai Mei hingga Juli mendatang. Pendataan ini menjadi bagian penting dari upaya menghimpun gambaran menyeluruh mengenai aktivitas ekonomi di wilayah Depok, mulai dari usaha kecil hingga skala yang lebih besar.
Kepala BPS Kota Depok, Agus Marzuki, menjelaskan bahwa sensus ekonomi memiliki peran strategis dalam menyediakan data dasar seluruh aktivitas usaha. Menurutnya, hasil pendataan ini akan membantu pemerintah memahami struktur ekonomi Kota Depok secara lebih lengkap, sehingga kebijakan yang disusun nantinya bisa lebih tepat sasaran dan selaras dengan kebutuhan riil di lapangan.
Dalam konteks pembangunan daerah, data ekonomi yang akurat memang bukan sekadar kebutuhan administratif. Pemerintah memerlukan gambaran yang utuh mengenai sektor usaha agar dapat menentukan prioritas intervensi, melihat potensi pertumbuhan, sekaligus mengidentifikasi tantangan yang dihadapi pelaku ekonomi. Tanpa data yang kuat, kebijakan ekonomi berisiko hanya jadi tebakan yang dibungkus rapat-rapat.
Agus menegaskan bahwa manfaat sensus ekonomi tidak hanya dirasakan pemerintah. Data hasil pendataan juga akan bermanfaat bagi pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat luas. Bagi pelaku usaha, informasi tersebut dapat menjadi dasar untuk membaca perkembangan pasar dan arah pertumbuhan ekonomi. Bagi akademisi, data itu bisa dipakai untuk penelitian. Sementara bagi publik, hasil sensus memberi gambaran lebih jelas tentang bagaimana ekonomi kota berkembang.
Sensus ini juga penting karena dapat membantu pengambilan keputusan yang lebih berbasis bukti. Ketika pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan sama-sama memiliki pijakan data yang kuat, maka arah pembangunan ekonomi akan lebih mudah disusun secara realistis. Dengan kata lain, sensus bukan hanya urusan petugas datang mencatat, tetapi bagian dari fondasi perencanaan ekonomi yang lebih cerdas.
Karena itu, BPS Kota Depok mengajak seluruh pelaku usaha dan masyarakat untuk berpartisipasi aktif. Keterlibatan ini dipandang sangat menentukan keberhasilan Sensus Ekonomi 2026. Semakin lengkap dan akurat data yang terkumpul, semakin besar pula peluang hasil sensus memberi manfaat nyata bagi perencanaan ekonomi daerah di masa mendatang.
Ajakan ini juga menjadi pengingat bahwa usaha sekecil apa pun tetap punya arti dalam peta ekonomi kota. Banyak pelaku usaha mikro sering merasa kegiatan mereka terlalu kecil untuk diperhitungkan, padahal justru segmen inilah yang sering menjadi tulang punggung aktivitas ekonomi lokal. Jadi kalau nanti didata, jangan buru-buru merasa cuma warung kecil. Kadang ekonomi kota justru berdiri dari banyak usaha kecil yang digabung jadi besar.
Dengan pelaksanaan yang dimulai dalam waktu dekat, Sensus Ekonomi 2026 diharapkan menjadi momentum penting bagi Kota Depok untuk memperbarui basis data ekonominya. Jika partisipasi masyarakat tinggi, hasil sensus ini berpeluang menjadi pijakan kuat bagi kebijakan ekonomi yang lebih presisi, mendorong pengembangan usaha, dan pada akhirnya membantu memperkuat arah pertumbuhan ekonomi kota secara keseluruhan.






