Tes Tesla Model Y Taksi Buktikan Fast Charging Tak Selalu Merusak Baterai

Avatar photo

- Penulis Berita

Selasa, 21 April 2026 - 08:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil listrik kerap dikaitkan dengan kekhawatiran soal degradasi baterai, terutama jika terlalu sering diisi menggunakan pengisian cepat DC. Banyak pemilik kendaraan listrik percaya bahwa pengisian lambat di rumah pada malam hari adalah pilihan terbaik demi menjaga usia baterai tetap panjang. Namun, sebuah kasus dari Inggris justru memberi gambaran berbeda dan membuat anggapan itu tidak selalu mutlak.

Seorang YouTuber bernama Richard Symons, yang juga menjalankan dealer mobil listrik bekas di Inggris, mengulas sebuah Tesla Model Y dengan riwayat penggunaan yang tergolong ekstrem. Mobil tersebut dipakai sebagai taksi dan nyaris selalu diisi menggunakan pengisian cepat DC. Dalam teori umum, pola pemakaian seperti ini mestinya membuat baterai lebih cepat menurun.

Dari data yang diambil lewat port diagnostik, mobil itu hanya menerima sekitar 36 kWh dari pengisian lambat di rumah. Sebaliknya, sekitar 36.684 kWh energi masuk melalui pengisi daya cepat DC, ditambah energi dari pengereman regeneratif. Dengan kata lain, mobil ini nyaris hidup di stasiun fast charging, bukan di garasi rumah sambil tidur nyenyak.

Hasil pengujiannya cukup mengejutkan. Paket baterai Tesla Model Y tersebut masih memiliki kondisi kesehatan sekitar 92 persen. Secara sederhana, itu berarti mobil masih bisa memberikan sekitar 92 persen dari jangkauan maksimum saat pertama kali keluar dari pabrik. Angka ini dianggap sangat baik mengingat riwayat pemakaian taksi yang berat dan intens.

Kasus ini menjadi lebih menarik ketika dibandingkan dengan Tesla Model 3 Performance tahun 2019 yang sebelumnya diperiksa oleh YouTuber lain. Mobil tersebut memiliki jarak tempuh yang mirip, tetapi kesehatan baterainya tinggal sekitar 79 persen atau mengalami degradasi sekitar 21 persen. Ironisnya, kendaraan itu justru lebih sering diisi di rumah dibanding lewat charger cepat.

Perbedaan utamanya terletak pada jenis baterai. Tesla Model 3 menggunakan baterai NMC, sedangkan Model Y taksi tersebut memakai baterai LFP. Baterai NMC memang punya kepadatan energi lebih tinggi dan dapat memberi jarak tempuh lebih jauh pada ukuran yang sama. Namun, jenis ini umumnya direkomendasikan hanya diisi sampai 80 persen untuk membantu menjaga umur pakainya.

Sebaliknya, baterai LFP memiliki biaya produksi lebih murah dan lebih fleksibel karena bisa sering diisi hingga 100 persen. Meski kepadatan energinya lebih rendah dan kurang ideal saat suhu terlalu dingin, LFP tampak lebih tahan dalam pola penggunaan tertentu. Temuan ini menunjukkan bahwa tidak semua fast charging otomatis menjadi “penjahat utama”, karena hasil akhirnya juga sangat dipengaruhi oleh kimia baterai yang digunakan.

Pada akhirnya, semua baterai kendaraan listrik tetap akan mengalami penurunan performa seiring waktu. Namun data terbaru memberi keyakinan bahwa baterai modern bisa bertahan sangat lama, bahkan berpotensi melampaui usia pakai mobil itu sendiri. Jadi, buat pemilik EV, kabar ini lumayan menenangkan: selama teknologi dan manajemen baterainya tepat, mobil listrik tidak akan langsung “tua mendadak” hanya karena sering singgah di fast charger.

Berita Terkait

Pilihan Baru Toyota GR Corolla Facelift Hadir dengan Performa Lebih Ganas
XPeng P7 Tantang Dominasi Sedan Listrik Premium dengan Teknologi dan Desain Futuristik
Zeekr 7X dan Zeekr 009 Resmi Gebrak Pasar SUV Listrik Mewah Global
Strategi Mobil Mewah Mercedes-Benz di China Mulai Dipertanyakan Investor Besar
Hyundai dan Kia Cetak Rekor Penjualan di India Berkat Demam SUV
Pajak Wuling Air ev 2026, Cek Tarif Terbaru & Aturan Baru
Mobil Listrik 2026, Apakah Benar-Benar Bikin Hemat? Cek Fakta, Harga, dan Tipsnya di Sini!
Jadi Mobil Listrik Terlaris, Begini Spesifikasi Jaecoo J5 EV

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 16:34 WIB

Pilihan Baru Toyota GR Corolla Facelift Hadir dengan Performa Lebih Ganas

Kamis, 30 April 2026 - 16:34 WIB

XPeng P7 Tantang Dominasi Sedan Listrik Premium dengan Teknologi dan Desain Futuristik

Kamis, 30 April 2026 - 16:34 WIB

Zeekr 7X dan Zeekr 009 Resmi Gebrak Pasar SUV Listrik Mewah Global

Selasa, 21 April 2026 - 08:54 WIB

Strategi Mobil Mewah Mercedes-Benz di China Mulai Dipertanyakan Investor Besar

Selasa, 21 April 2026 - 08:54 WIB

Hyundai dan Kia Cetak Rekor Penjualan di India Berkat Demam SUV

Berita Terbaru