Geely Riddara Thailand disebut tengah menyiapkan langkah besar dengan rencana membangun pabrik pickup listrik di Thailand. Jika terealisasi, fasilitas ini akan menjadi pijakan penting bagi ekspansi merek pickup listrik Geely di kawasan Asia Tenggara yang pasar otomotifnya terus berkembang.
Informasi tersebut menguat setelah kehadiran dan promosi merek Riddara di pasar Thailand. Thailand dipilih sebagai negara pertama di luar China untuk mendorong merek ini, menandakan ambisi Geely menjadikan negeri tersebut sebagai pusat operasi regional untuk segmen pickup listrik.
Manajer umum Geely Riddara Thailand, Cao Feng, menilai segmen truk pickup di Thailand masih memiliki potensi besar untuk kendaraan berbasis baterai. Meski pasar pickup konvensional menghadapi tekanan, ia percaya pickup listrik tetap punya peluang tumbuh karena efisiensi energi dan biaya operasional yang lebih rendah.
Menurutnya, karakter pasar Thailand yang kuat di segmen pickup membuat negara ini menjadi lahan strategis untuk memperkenalkan kendaraan listrik niaga dan gaya hidup. Riddara juga sudah mulai menjajaki pasar sekitar seperti Myanmar, Laos, dan Filipina, sambil mempelajari peluang masuk ke Malaysia.
Dari sisi kinerja, perusahaan mencatat penjualan sekitar 1.000 unit di Thailand sepanjang 2025 dan menargetkan kenaikan menjadi 3.000–5.000 unit pada 2026. Untuk mendukung target tersebut, Riddara disebut berencana menghadirkan model baru, termasuk pickup kabin tunggal untuk kebutuhan bisnis dan keluarga.
Ekspansi tidak hanya dilakukan lewat produk, tetapi juga lewat layanan purna jual. Jaringan bengkel dan fasilitas servis akan diperluas dari 12 menjadi 38 titik pada 2026 untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap merek yang masih membangun pijakan di pasar regional.
Di level grup, Geely dilaporkan mencatat penjualan lebih dari 4,1 juta kendaraan pada 2025, naik sekitar 26 persen dibanding tahun sebelumnya. Capaian ini memperlihatkan posisi Geely yang semakin kuat di tengah perubahan industri global menuju elektrifikasi.
Artikel sumber juga menyinggung kemungkinan ekspansi merek-merek anak Geely ke Vietnam, termasuk peluang hadirnya Riddara RD6. Jika langkah itu terjadi, pasar pickup di Asia Tenggara akan semakin ramai, terutama pada segmen yang selama ini didominasi model berbahan bakar konvensional.
Rencana pabrik pickup listrik di Thailand menunjukkan bahwa Asia Tenggara kini bukan sekadar pasar penjualan, tetapi mulai dilihat sebagai basis produksi strategis. Bagi Geely Riddara, keberhasilan di Thailand dapat menjadi kunci untuk mempercepat penetrasi pickup listrik di kawasan dalam beberapa tahun ke depan.






