Warga Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, dibuat panik setelah seekor macan tutul muncul di kawasan Pasar Maruyung pada Kamis pagi sekitar pukul 07.30 WIB. Kehadiran satwa liar tersebut sempat menggegerkan pedagang dan pengunjung pasar karena lokasinya berada dekat permukiman warga.
Menurut laporan warga, macan tutul itu terlihat berpindah dari area pasar ke gang perkampungan hingga halaman rumah. Rekaman video kejadian cepat menyebar di media sosial, memicu kekhawatiran masyarakat sekitar.
Dalam insiden tersebut, dua warga dilaporkan mengalami luka setelah sempat diterkam satwa liar tersebut. Salah satu korban langsung mendapat penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat, sementara kondisi korban lainnya juga dilaporkan stabil.
Kepala Desa setempat membenarkan adanya laporan kemunculan macan tutul serta korban luka. Ia menyebut satwa tersebut diperkirakan berukuran sebesar kambing dewasa dan sempat berkeliaran cukup lama sebelum berhasil dikepung.
Proses penangkapan berlangsung sekitar dua jam karena kondisi lokasi yang sempit serta keterbatasan peralatan. Warga bersama aparat kepolisian, pemadam kebakaran, Satpol PP, serta petugas konservasi bekerja sama mengevakuasi satwa tersebut secara hati-hati agar tidak menimbulkan korban tambahan.
Petugas akhirnya berhasil mengamankan macan tutul dalam kondisi hidup. Satwa tersebut kemudian diserahkan kepada pihak konservasi untuk pemeriksaan kesehatan dan penanganan lanjutan sesuai prosedur perlindungan satwa liar.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa macan tutul termasuk satwa dilindungi berdasarkan peraturan konservasi. Masyarakat diimbau tidak mencoba menangkap atau memprovokasi satwa liar secara mandiri karena berisiko membahayakan keselamatan.
Saat ini aparat masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan kemunculan satwa liar lain. Warga juga diminta tetap waspada serta segera melapor apabila melihat tanda-tanda keberadaan hewan liar di sekitar permukiman.






