PT Metrodata Electronics Tbk mengumumkan kolaborasi strategis dengan Workday dan Mercer Indonesia untuk mendorong modernisasi manajemen talenta di pasar domestik. Kemitraan ini diarahkan untuk membantu perusahaan di Indonesia menyatukan strategi SDM kelas dunia dengan teknologi digital berbasis cloud dan AI.
Kolaborasi tersebut dinilai relevan karena transformasi SDM kini tidak lagi sekadar urusan administrasi kepegawaian. Perusahaan membutuhkan sistem yang mampu menghubungkan desain organisasi, pengembangan talenta, produktivitas, dan pengambilan keputusan berbasis data dalam satu ekosistem.
Dalam skema kerja sama ini, Metrodata berperan sebagai penyedia solusi dan pelaksana implementasi teknologi informasi tingkat enterprise. Sebagai mitra resmi Workday di Indonesia, Metrodata menangani proses end-to-end mulai dari perencanaan, implementasi, hingga dukungan berkelanjutan setelah sistem berjalan.
Workday sendiri menghadirkan platform Human Capital Management (HCM) berbasis cloud yang ditenagai AI. Platform ini dirancang untuk mengelola SDM, keuangan, dan agen, dengan tujuan meningkatkan potensi tenaga kerja sekaligus mempercepat produktivitas organisasi.
Workday mengklaim platformnya telah digunakan lebih dari 11.000 organisasi global lintas industri, termasuk lebih dari 60 persen perusahaan dalam daftar Fortune 500. Skala penggunaan tersebut menjadi salah satu nilai jual utama ketika solusi ini dibawa ke pasar Indonesia melalui Metrodata.
Sementara itu, Mercer Indonesia masuk sebagai mitra yang memberi perspektif konsultasi strategis SDM. Peran Mercer adalah membantu perusahaan merancang arah transformasi dari sisi human capital, struktur organisasi, serta pendekatan operasional agar implementasi teknologi tidak berjalan tanpa fondasi bisnis yang kuat.
Direktur PT Mitra Integrasi Informatika (anak usaha Metrodata), Kartiwan Johanes, menekankan bahwa transformasi SDM tidak akan berhasil jika teknologi dan strategi berjalan sendiri-sendiri. Menurutnya, perencanaan SDM, desain organisasi, dan implementasi teknologi harus dipadukan secara disiplin dan relevan dengan kebutuhan perusahaan lokal.
Dari sisi Workday, manajemen regional ASEAN menilai organisasi saat ini dituntut mengubah data tenaga kerja menjadi wawasan yang bisa ditindaklanjuti. Di tengah ekonomi digital yang cepat berubah, kemampuan ini dinilai penting untuk menjaga kelincahan bisnis dan kualitas keputusan manajemen.
Mercer Indonesia juga melihat nilai tambah besar dalam kombinasi kekuatan Metrodata dan Workday. Dengan pemahaman pasar lokal dari Metrodata serta pendekatan konsultatif Mercer, solusi yang ditawarkan diharapkan tidak hanya modern secara teknologi, tetapi juga realistis untuk dieksekusi oleh perusahaan di Indonesia.
Hasil akhir yang dibidik dari kolaborasi ini adalah operasional bisnis yang lebih efisien, pengalaman karyawan yang lebih baik, dan keputusan yang lebih akurat karena didukung data. Dengan rekam jejak Metrodata di distribusi dan solusi digital, serta kapasitas global Workday dan Mercer, kemitraan ini diposisikan sebagai langkah penting dalam mempercepat transformasi SDM nasional.






