Proyek Mobil Listrik Afeela Dihentikan, Sony dan Honda Ubah Arah

Avatar photo

- Penulis Berita

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek Mobil Listrik Afeela Dihentikan, Sony dan Honda Ubah Arah

Proyek Mobil Listrik Afeela Dihentikan, Sony dan Honda Ubah Arah

Ambisi besar Sony dan Honda untuk ikut bertarung di pasar kendaraan listrik lewat proyek Afeela kini resmi berhenti di tengah jalan. Usaha patungan Sony Honda Mobility memutuskan menghentikan pengembangan mobil listrik tersebut, sebuah keputusan yang langsung dibaca sebagai langkah mundur dari strategi ekspansi EV Honda sekaligus bukti bahwa masuk ke industri ini tidak semudah memamerkan mobil konsep di panggung pameran teknologi.

Afeela sempat menarik perhatian sejak pertama kali diperkenalkan ke publik. Sony memancing rasa penasaran melalui konsep Vision-S di CES 2020, lalu bersama Honda memperkenalkan Afeela 1 secara resmi di CES 2023. Saat itu, proyek ini dianggap sebagai kombinasi menarik antara kemampuan manufaktur Honda dan kekuatan perangkat lunak serta hiburan milik Sony. Banyak pihak melihat kolaborasi ini sebagai jawaban Jepang terhadap dominasi Tesla dan serbuan merek China.

Namun, realitas pasar bergerak lebih keras daripada ekspektasi presentasi. Honda belakangan memang sedang merapikan ulang strategi kendaraan listriknya. Produsen mobil itu sebelumnya menyatakan harus menanggung biaya besar hingga 2,5 triliun yen atau sekitar 15,7 miliar dolar AS akibat penyesuaian arah bisnis EV. Langkah ini bahkan disebut dapat menyeret Honda pada potensi kerugian tahunan pertama setelah hampir tujuh dekade tercatat di bursa.

Tantangan eksternal juga tidak membantu. Di Amerika Serikat, dukungan kebijakan terhadap kendaraan listrik mulai mengecil. Sementara di Eropa, permintaan terhadap EV tumbuh lebih lambat daripada perkiraan. Situasi ini membuat banyak perusahaan otomotif besar ikut melakukan koreksi strategi. Nama-nama seperti Ford dan Stellantis juga sebelumnya tercatat harus membebankan penurunan nilai aset terkait investasi kendaraan listrik yang belum membuahkan hasil sesuai harapan.

Bagi Sony, berakhirnya Afeela menambah daftar perusahaan teknologi yang akhirnya mundur dari persaingan mobil listrik. Sebelumnya, Apple juga membatalkan proyek kendaraan listriknya setelah pengembangan berlangsung sangat lama. Di tengah banyaknya pemain yang mundur, Xiaomi justru muncul sebagai pengecualian dengan kendaraan listrik komersial yang berhasil masuk pasar dan mencatat penjualan kuat. Di dunia EV, ternyata bukan semua nama besar otomatis bisa langsung tancap gas.

Sony Honda Mobility menjelaskan bahwa perubahan strategi di kubu Honda membuat usaha patungan ini tak lagi menjadi jalur yang layak untuk membawa Afeela ke tahap produksi massal. Kolaborasi tersebut tak lagi dapat memanfaatkan teknologi dan aset yang sebelumnya diharapkan menjadi fondasi proyek. Padahal, Afeela 1 sempat dibuka untuk pemesanan di California dengan harga mulai 89.900 dolar AS untuk versi Origin dan 102.900 dolar AS untuk varian Signature.

Kabar baiknya, pelanggan yang sudah menyetor dana untuk pemesanan Afeela 1 dijanjikan akan menerima pengembalian dana penuh. Model ini awalnya direncanakan mulai dikirim pada akhir tahun, sementara model kedua yang dikembangkan dari prototipe baru diperkirakan hadir pada awal 2028. Kini, semua rencana tersebut resmi berhenti sebelum Afeela benar-benar masuk jalur produksi.

Meski proyek dibatalkan, baik Honda maupun Sony menegaskan keputusan ini tidak akan berdampak besar terhadap proyeksi keuangan konsolidasi mereka untuk tahun fiskal berjalan. Namun dari sudut pandang industri, matinya Afeela tetap menjadi sinyal penting: pasar kendaraan listrik makin keras, mahal, dan menuntut sumber daya sangat besar. Di era ini, ide canggih saja tidak cukup. Tanpa eksekusi manufaktur, rantai pasok, dan momentum pasar yang tepat, sebuah mobil masa depan bisa berakhir hanya sebagai konsep yang tak pernah benar-benar hidup.

Berita Terkait

Pilihan Baru Toyota GR Corolla Facelift Hadir dengan Performa Lebih Ganas
XPeng P7 Tantang Dominasi Sedan Listrik Premium dengan Teknologi dan Desain Futuristik
Zeekr 7X dan Zeekr 009 Resmi Gebrak Pasar SUV Listrik Mewah Global
Strategi Mobil Mewah Mercedes-Benz di China Mulai Dipertanyakan Investor Besar
Hyundai dan Kia Cetak Rekor Penjualan di India Berkat Demam SUV
Tes Tesla Model Y Taksi Buktikan Fast Charging Tak Selalu Merusak Baterai
Pajak Wuling Air ev 2026, Cek Tarif Terbaru & Aturan Baru
Mobil Listrik 2026, Apakah Benar-Benar Bikin Hemat? Cek Fakta, Harga, dan Tipsnya di Sini!

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 16:34 WIB

Pilihan Baru Toyota GR Corolla Facelift Hadir dengan Performa Lebih Ganas

Kamis, 30 April 2026 - 16:34 WIB

XPeng P7 Tantang Dominasi Sedan Listrik Premium dengan Teknologi dan Desain Futuristik

Kamis, 30 April 2026 - 16:34 WIB

Zeekr 7X dan Zeekr 009 Resmi Gebrak Pasar SUV Listrik Mewah Global

Selasa, 21 April 2026 - 08:54 WIB

Strategi Mobil Mewah Mercedes-Benz di China Mulai Dipertanyakan Investor Besar

Selasa, 21 April 2026 - 08:54 WIB

Hyundai dan Kia Cetak Rekor Penjualan di India Berkat Demam SUV

Berita Terbaru