Registrasi Biometrik Telkomsel Resmi Jalan, Face Recognition Perkuat Validasi

Avatar photo

- Penulis Berita

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Telkomsel resmi menerapkan registrasi pelanggan berbasis biometrik dengan teknologi pengenalan wajah atau face recognition. Kebijakan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program SEMANTIK dari Kementerian Komunikasi dan Digital untuk memperkuat validitas identitas pelanggan nomor seluler.

Langkah tersebut merujuk pada Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital No. 7 Tahun 2026. Tujuannya bukan hanya memperbarui proses registrasi, tetapi juga menekan penyalahgunaan identitas yang kerap digunakan dalam penipuan digital, scam, dan phishing.

Telkomsel menegaskan bahwa sistem baru ini dirancang agar setiap nomor benar-benar terhubung dengan identitas sah. Dengan verifikasi wajah, risiko registrasi SIM menggunakan data orang lain diharapkan menurun signifikan dibanding pola validasi berbasis dokumen saja.

Untuk pelanggan WNI, registrasi dilakukan menggunakan NIK dan verifikasi wajah. Sementara itu, pelanggan di bawah 17 tahun dan belum menikah membutuhkan NIK pelanggan serta NIK dan verifikasi wajah kepala keluarga sesuai data Kartu Keluarga.

Dalam aturan terbaru, kartu perdana juga wajib diedarkan dalam kondisi belum aktif. Aktivasi baru bisa dilakukan setelah data pelanggan tervalidasi untuk WNI atau terverifikasi untuk WNA, sehingga ada lapisan kontrol tambahan sebelum nomor benar-benar digunakan.

Pemerintah juga membatasi maksimal tiga nomor prabayar per identitas per operator, kecuali untuk kebutuhan tertentu. Selain itu, pelanggan yang telah masuk sistem biometrik bisa mengecek nomor-nomor yang terdaftar atas NIK mereka dan mengajukan pemblokiran jika menemukan nomor yang tidak dikenal.

Telkomsel menyediakan dua jalur registrasi biometrik. Pertama, melalui GraPARI dengan membawa KTP agar petugas membantu proses verifikasi, termasuk bagi pelanggan yang tidak memiliki smartphone. Kedua, registrasi mandiri lewat laman resmi dengan input nomor, NIK, lalu selfie untuk verifikasi wajah.

Perusahaan juga mencoba menjawab kekhawatiran soal privasi. Telkomsel menyatakan data biometrik digunakan hanya untuk verifikasi identitas sesuai ketentuan perlindungan data pribadi dan standar keamanan informasi yang berlaku, serta mengikuti prinsip pencegahan penipuan yang dipersyaratkan regulator.

Implementasi ini disebut merupakan kelanjutan dari uji coba bertahap bersama Kemkomdigi yang telah dilakukan sebelumnya. Dengan kesiapan kanal layanan daring dan offline, Telkomsel menargetkan proses registrasi menjadi lebih singkat, jelas, dan aman untuk pelanggan.

Selama masa transisi, pelanggan masih bisa registrasi menggunakan NIK dan Nomor KK hingga Juni 2026. Setelah itu, registrasi nomor seluler akan sepenuhnya mengandalkan identitas valid dan data biometrik, sementara nomor yang sudah terdaftar sebelum aturan berlaku tetap dapat digunakan seperti biasa.

Berita Terkait

Evolusi Teknologi Cloud 3.0 Hadirkan Performa Super Cepat dan Integrasi AI Mendalam
Teknologi Edge Computing Berkembang Pesat Memungkinkan Pemrosesan Data Langsung di Perangkat
Uji Coba Teknologi 6G Mulai Berjalan Demi Kecepatan Internet Super Kilat
Strategi Perusahaan Hadapi Lonjakan Serangan Digital dengan AI dan Sistem Zero Trust
Tren Green IT Jadi Solusi Atasi Lonjakan Konsumsi Listrik Data Center AI
Transformasi Teknologi AI yang Kini Mampu Ambil Keputusan dan Jalankan Tugas Kompleks
Google Rilis Gemma 4 Model AI Canggih yang Bisa Jalan Offline
Perusahaan Teknologi China Mulai Gunakan Chip Huawei untuk Pengembangan Kecerdasan Buatan

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 18:11 WIB

Evolusi Teknologi Cloud 3.0 Hadirkan Performa Super Cepat dan Integrasi AI Mendalam

Kamis, 30 April 2026 - 18:10 WIB

Teknologi Edge Computing Berkembang Pesat Memungkinkan Pemrosesan Data Langsung di Perangkat

Kamis, 30 April 2026 - 18:10 WIB

Uji Coba Teknologi 6G Mulai Berjalan Demi Kecepatan Internet Super Kilat

Kamis, 30 April 2026 - 18:10 WIB

Strategi Perusahaan Hadapi Lonjakan Serangan Digital dengan AI dan Sistem Zero Trust

Kamis, 30 April 2026 - 18:10 WIB

Tren Green IT Jadi Solusi Atasi Lonjakan Konsumsi Listrik Data Center AI

Berita Terbaru