Rusia Hadirkan EV Baja Tanpa Cat yang Disebut Mirip Cybertruck

Avatar photo

- Penulis Berita

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Desain all-metal dari Russo-Balt F200. Foto oleh Carscoops.

Desain all-metal dari Russo-Balt F200. Foto oleh Carscoops.

Produsen otomotif Rusia kembali menyita perhatian publik teknologi setelah memperkenalkan kendaraan listrik anyar dengan desain ekstrem yang mengingatkan pada Tesla Cybertruck. Mobil bernama Russo-Balt F200 ini langsung memicu perbincangan luas karena tampilannya yang serba sudut, berbahan baja tahan karat, dan nyaris tanpa sentuhan estetika konvensional.

Kendaraan tersebut merupakan produk perdana dari merek Russo-Balt yang dihidupkan kembali, mengambil nama produsen otomotif dan gerbong kereta Rusia yang telah eksis sejak abad ke-19. Tidak lagi sebatas konsep, unit uji F200 telah terlihat melaju di jalan umum dan perusahaan disebut bersiap mengirimkan pesanan awal dalam waktu dekat.

Seluruh bodi mobil dibuat dari pelat stainless steel polos yang tidak dicat, dibentuk secara manual, serta dipadukan dengan jendela datar dan lengkungan roda berbentuk kotak. Meski tampil kasar dan industrial, konsumen tetap diberi opsi personalisasi melalui pelapis stiker poliuretan dengan beragam warna dan motif grafis.

Desain ini langsung memunculkan perbandingan dengan Cybertruck milik Tesla, kendaraan futuristis yang diperkenalkan oleh Elon Musk. Namun pihak pengembang menegaskan bahwa pendekatan mereka berangkat dari keahlian industri yang berbeda, bukan sekadar meniru tren global.

Perwakilan perusahaan menyebut tim di balik Russo-Balt F200 memiliki pengalaman panjang dalam memproduksi peralatan berbahan stainless steel, khususnya sistem pemurnian air. Keahlian tersebut kemudian diterapkan dalam pengembangan kendaraan yang dirancang kuat, tahan lama, dan minim perawatan.

Dari sisi teknis, F200 dibekali motor listrik penggerak roda depan bertenaga sekitar 200 hp, dipadukan dengan baterai berkapasitas 115 kWh. Kombinasi ini diklaim mampu menempuh jarak sekitar 400 kilometer dalam satu kali pengisian penuh. Untuk menghadapi iklim ekstrem Rusia, berbagai komponen eksternal seperti kaca spion, wiper, hingga sebagian elemen kemudi dilengkapi sistem pemanas.

Harga yang ditetapkan untuk model listrik penuh ini mencapai 6,5 juta rubel, atau setara sekitar 85 ribu dolar AS. Selain varian F200, perusahaan juga tengah menyiapkan versi F400 yang lebih bertenaga dengan sistem hybrid, penggerak empat roda, serta output daya hingga 400 hp.

Kehadiran Russo-Balt F200 memperlihatkan bahwa pendekatan desain minimalis berbahan logam tahan lama kini mulai diadopsi di luar Amerika Serikat. Tren kendaraan listrik dengan karakter ekstrem dan utilitarian tampaknya tidak lagi menjadi monopoli satu merek global saja.

Berita Terkait

Pilihan Baru Toyota GR Corolla Facelift Hadir dengan Performa Lebih Ganas
XPeng P7 Tantang Dominasi Sedan Listrik Premium dengan Teknologi dan Desain Futuristik
Zeekr 7X dan Zeekr 009 Resmi Gebrak Pasar SUV Listrik Mewah Global
Strategi Mobil Mewah Mercedes-Benz di China Mulai Dipertanyakan Investor Besar
Hyundai dan Kia Cetak Rekor Penjualan di India Berkat Demam SUV
Tes Tesla Model Y Taksi Buktikan Fast Charging Tak Selalu Merusak Baterai
Pajak Wuling Air ev 2026, Cek Tarif Terbaru & Aturan Baru
Mobil Listrik 2026, Apakah Benar-Benar Bikin Hemat? Cek Fakta, Harga, dan Tipsnya di Sini!
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 16:34 WIB

Pilihan Baru Toyota GR Corolla Facelift Hadir dengan Performa Lebih Ganas

Kamis, 30 April 2026 - 16:34 WIB

XPeng P7 Tantang Dominasi Sedan Listrik Premium dengan Teknologi dan Desain Futuristik

Kamis, 30 April 2026 - 16:34 WIB

Zeekr 7X dan Zeekr 009 Resmi Gebrak Pasar SUV Listrik Mewah Global

Selasa, 21 April 2026 - 08:54 WIB

Strategi Mobil Mewah Mercedes-Benz di China Mulai Dipertanyakan Investor Besar

Selasa, 21 April 2026 - 08:54 WIB

Hyundai dan Kia Cetak Rekor Penjualan di India Berkat Demam SUV

Berita Terbaru