Subaru akhirnya resmi memperkenalkan SUV listrik tiga baris pertamanya yang diberi nama Getaway. Model ini hadir sebagai kendaraan listrik berukuran besar yang diposisikan untuk mengisi kebutuhan keluarga sekaligus mempertegas langkah Subaru di segmen EV. Dengan konfigurasi tiga baris dan performa yang cukup buas, Getaway langsung menempatkan dirinya sebagai pemain serius di kelas SUV listrik besar.
Mobil ini dibangun di atas platform yang sama dengan Toyota Highlander EV, namun diklaim membawa karakter Subaru yang lebih kuat, terutama pada sektor penggerak dan kemampuan dinamis. Secara tampilan, bagian depan Getaway masih cukup selaras dengan bahasa desain mobil listrik Subaru lain seperti Trailseeker, Solterra, dan Uncharted. Bodinya sendiri dibuat kokoh dengan wheelbase besar yang mendukung konfigurasi kabin lebih lapang.
Subaru menawarkan dua konfigurasi kabin untuk model ini, yakni enam kursi dan tujuh kursi. Pada versi enam kursi, baris kedua diisi dua captain seat untuk kenyamanan lebih tinggi. Sementara varian tujuh kursi memakai bangku baris kedua yang lebih konvensional. Kursi belakang juga dapat dilipat rata untuk memaksimalkan ruang penyimpanan, membuat SUV ini tetap fleksibel untuk kebutuhan keluarga atau barang bawaan besar.
Masuk ke interior, Subaru Getaway dibekali layar sentuh pusat berukuran 14 inci yang mendukung Apple CarPlay dan Android Auto nirkabel. Di belakang setir tiga palang, tersedia panel instrumen digital 12,3 inci. Fitur kenyamanan lain termasuk jok depan elektrik dengan pemanas dan ventilasi, setir berpemanas pada varian tertentu, dua pengisi daya nirkabel 15 watt, serta tata letak kabin yang terasa modern dan praktis. Jadi walau namanya Getaway, isi kabinnya lebih mirip lounge kecil yang siap diajak pergi jauh.
Sektor performa menjadi salah satu jualan utama. Subaru Getaway menggunakan konfigurasi motor ganda yang menghasilkan tenaga total 420 hp dan digabungkan dengan sistem penggerak empat roda penuh waktu. Berkat setelan tersebut, mobil ini disebut mampu melesat dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu kurang dari lima detik. Untuk ukuran SUV tiga baris, angka seperti itu jelas bukan main-main.
Pasokan daya utamanya berasal dari baterai 95,8 kWh yang mendukung pengisian melalui port NACS standar dengan kapasitas maksimum 150 kW. Subaru menyebut pengisian ulang dari 10 persen sampai 80 persen dapat dilakukan dalam waktu sekitar 30 menit. Jarak tempuh maksimumnya diklaim mendekati 483 km, yang membuatnya sedikit lebih unggul dibanding Toyota Highlander EV dalam hal performa dan jangkauan.
Subaru juga sudah memberi sinyal bahwa akan ada versi lain dengan baterai 77 kWh yang diperkirakan memiliki jangkauan sekitar 434 km. Langkah ini memperlihatkan bahwa Subaru ingin menyediakan pilihan yang lebih luas sesuai kebutuhan konsumen, baik untuk yang mengejar jarak tempuh maksimal maupun yang mencari harga lebih terjangkau saat model ini resmi masuk pasar.
Rencananya, Subaru Getaway akan mulai dijual pada akhir tahun ini, sementara harga resminya akan diumumkan mendekati waktu peluncuran. Di pasar Amerika Serikat, model ini akan berhadapan langsung dengan nama-nama seperti Kia EV9 dan Hyundai Ioniq 9. Dengan kombinasi kabin luas, tenaga besar, penggerak empat roda, dan jarak tempuh yang kompetitif, Subaru Getaway hadir bukan cuma sebagai alternatif, tapi sebagai ancaman nyata di segmen SUV listrik tiga baris.






